KESEPAKATAN AKSI ALPHA

Ayo Ikut Berpartisipasi Dalam ALPHA!

SOSIALISASI HERO

HIV AIDS, End Right Now!

TEMU RIANG ANGGOTA FAD BULELENG

Temu Riang Anggota FAD Buleleng Kedua yang dihadiri oleh badan pengawas, anggota aktif FAD Buleleng, dan anak-anak kurang mampu di wilayah Panji.

PEMILIHAN DUTA ANAK DAN SIDANG ANAK KAB. BULELENG 2018

Lima Duta Anak Kab. Buleleng 2018.

LITERASI ALPHA

Awareness Let People Help Autism

Rabu, 01 Juni 2022

Gaya Hidup Remaja

Gaya Hidup Remaja


Menurut kalian apasih itu gaya hidup remaja? Atau, kalian pernah gak denger tentang gaya hidup remaja?. Nah, gaya hidup remaja adalah hasil dari pendidikan yang berlangsung dalam keluarga, sekolah dan lingkungan masyarakat yang saling berkaitan. Tentunya gaya hidup remaja ini juga memiliki dampak positif dan juga negatifnya. Yuk, kita sama-sama mencermati tentang gaya hidup remaja.

 Nah, teman-teman, sebelum kita membahas tentang contoh dan dampak positif maupun negatif dari gaya hidup remaja, perlu kita ketahui bahwa gaya hidup remaja di era modern seperti saat ini sangat berpengaruh pada setiap remaja. 

Menurut riset generasi remaja masa kini dicirikan oleh beberapa hal, yaitu sangat berpusat pada diri sendiri dan ingin memuaskan keinginannya tanpa berfikir panjang. Mereka terbiasa dengan musik yang keras, tato, minuman beralkohol, party, dll. Mereka kurang dalam hal kepemimpinan, inisiatif, motivasi, dan komitmen. Bunuh diri yang marak terjadi pada generasi ini menjadi salah satu alasan yang diambil mereka saat mengalami masa-masa yang sulit. Mereka mempercayai bahwa kesuksesan itu bergantung pada diri mereka sendiri. Mencari pekerjaan yang baik sudah menjadi prioritas utama mereka. Dalam kehidupan yang sangat sulit, mereka merindukan keluarga sebagai tempat menghadapi kesulitan hidup. Mereka membutuhkan identifikasi pada kebutuhan pasar, seperti memakai sepatu atlet terkenal, memakai baju dari brand terkenal, dll. Remaja di era modern seperti sekarang sudah terbiasa berbelanja, mereka membeli barang yang mereka inginkan, bukan yang mereka butuhkan. Ironisnya lagi, contoh ini mereka dapatkan dari orang tua dan pengaruh iklan yang tersebar di luaran sana. Mereka sangat senang melakukan perjalanan dan petualangan, termasuk menjelajah lewat jejaring internet. Mereka senang melakukan hal-hal seperti mengoleksi CD, menonton televisi, "chatting", bermain sosial media, dan lain-lain yang pada akhirnya bisa menyebabkan mereka terkena penyakit kecanduan media. Di sisi lain, mereka adalah generasi yang sangat rindu untuk bisa hidup senang dan bahagia. Sehingga bagi seorang anak zaman sekarang gaya hidup merupakan gambaran bagi setiap orang yang mengenakannya dan menggambarkan seberapa besar nilai moral orang tersebut dalam masyarakat di sekitarnya dan bagaimana cara orang tersebut hidup. Namun, sebagian besar remaja zaman sekarang itu malah menyalahgunakan gaya hidupnya.

Adapun contoh positif dari gaya hidup modern bagi remaja, yaitu: 

1. Menabung Saat kita memiliki uang lebih, terkadang kita sering kali kalap mata dalam menggunakan uang. Beli ini dan itu di hari yang sama tanpa memikirkan hari esok. Tentunya uang yang baru saja diterima akan lenyap dalam sekejap. Nah, daripada dibelanjakan untuk hal-hal yang kurang penting lebih baik uangnya kita tabung ya guys. 

2. Membuat daftar belanja agar tidak asal beli Belanja menjadi aktivitas yang sangat menyenangkan. Tetapi di sisi lain, aktivitas ini pula yang bisa membuat kita menjadi boros. Agar nafsu belanja bisa dikontrol dengan baik, buatlah anggaran belanja terlebih dulu sebelum pergi ke supermarket. 

Selain contoh positif, adapun contoh negatif dari gaya hidup modern bagi remaja, yaitu: 

1. Gaya hidup konsumtif Gaya hidup konsumtif merupakan gaya hidup dimana seseorang yang secara berlebihan membeli suatu barang atau jasa dengan mengutamakan keinginannya daripada kebutuhannya dan secara ekonomi akan menyebabkan pemborosan. 

2. Westernisasi Westernisasi atau pembaratan, juga oksidentalisasi, adalah sebuah proses dimana pola kehidupan masyarakat meniru gaya budaya Barat seperti gaya berpakaian, tingkah laku, maupun kebudayaan.

Teman-teman, konsep diri didefinisikan secara umum sebagai keyakinan, pandangan, atau penilaian seseorang, perasaan dan pemikiran individu terhadap dirinya yang meliputi kemampuan, karakter, maupun sikap yang dimiliki individu. Konsep diri terus terbentuk dari masa anak-anak sampai yang paling intens di masa remaja.

Konsep diri pada remaja tentu harus positif, dengan begitu remaja akan memberikan dampak baik kepada lingkungannya. Namun, kerap kali remaja merasa kecewa dan memandang diri negatif akibat pengaruh disekitarnya, kalau sudah seperti itu konsep diri akan berubah menjadi negatif. Jadi, untuk mempertahankan konsep diri yang positif berikut cara yang bisa dilakukan oleh peserta didik di usia remaja:

 Menghargai diri sendiri Jangan selalu merasa iri dengan teman-teman disekitarmu. Cobalah untuk merenungkan diri dan menyadari apa yang menjadi kelebihan, keahlian, dan kekuranganmu. Setelah merenungkan diri, kamu akan jauh lebih menghargai dirimu sendiri dan fokus untuk mengembangkan apa yang menjadi passion-mu. Yuk, mulailah tingkatkan rasa percaya diri mu dan cobalah untuk mencintai dirimu sendiri dengan segala kekurangan dan juga kelebihan yang dimiliki. 

 Berpikir positif Fokus pada hal-hal positif dan pandanglah setiap masalah sebagai peluang untuk meraih kesuksesanmu di masa depan. Jangan menjadikan segala sesuatu yang tidak berjalan sesuai kehendakmu menjadi beban tersendiri. Nikmatilah usia remajamu dengan mencoba berbagai hal yang kamu sukai dan ingat untuk selalu berolahraga, agar terus berpikiran positif. 

 Menolong orang lain Mengikuti kegiatan bakti sosial di sekolah atau kegiatan sosial di lingkungan maupun gereja dapat membuat kamu berpikir positif tentang sekitarmu dan dirimu sendiri.

Yuk, teruslah berdampak positif untuk orang-orang disekitarmu, terutama di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini! Semangat! �

Jumat, 15 April 2022

CINTA (Cerita Inspiratif With FADBUL Special Valentine’s Day)

 

 CINTA

Dalam rangka memperingati Hari Valentine pada tanggal 14 Februari 2022, Fad Buleleng bekerjasama dengan KSPAN SMA Negeri Bali Mandara dengan melaksanakan kegiatan sosialisasi mengenai materi Pacaran Sehat melalui live instagram Fad Buleleng, kegiatan ini bernamakan CINTA (Cerita Inspiratif With FADBUL Special Valentine’s Day). Dalam acara tersebut, dua Duta Anak Kabupaten Buleleng tahun 2022 ikut turut serta sebagai moderator, yaitu Atik ( Duta Anak Komisi Pendidikan 2022 ) dan Listia ( Duta Anak Komisi Kesehatan 2022 ). Adapun tiga perwakilan dari Pengurus KSPAN SMA Negeri Bali Mandara yang saat itu memberi materi yaitu I Made Ariana, Putu Zilly Widyanti dan Komang Eka Karismayanti

 Rangkaian acara diawali dengan perkenalan narasumber Cinta yaitu dari pengurus KSPAN SMA Negeri Bali Mandara, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan penyampaian materi. Dalam kegiatan ini, pengurus KSPAN SMA Negeri Bali Mandara sharing mengenai topik Pacaran Sehat. saat ini di kalangan remaja tentunya sudah tidak asing lagi dengan yang namanya pacaran, yaitu hubungan yang dilakukan oleh seorang laki-laki dan seorang perempuan, dikarenakan memiliki suatu perasaan lebih atau kerap disebut dengan cinta. Beberapa remaja yang ada di Kabupaten Buleleng masih saja ada yang keliru dalam melakukan hubungan atau berpacaran serta cara mengakhiri hubungan yang baik. Nah, di sinilah FAD Buleleng beserta tim KSPAN SMA Negeri Bali Mandara memberikan solusi mengenai permasalahan yang dapat disebut dengan pacaran tidak sehat. Salah satu contoh yang diberikan yaitu kecemburuan. Beberapa dari remaja jika mengalami kecemburuan dengan pasangannya tentu akan melakukan suatu tindakan. Memang, kita tidak tahu tindakan apa yang akan dilakukan, namun disini yang dikhawatirkan jika remaja tersebut melakukan tindakan negatif. Dalam hal ini, KSPAN SMA Negeri Bali Mandara memberikan solusi seperti tetap saling percaya. Sebab jika kita telah membangun suatu hubungan, tentu saja kita sudah ada rasa saling percaya antara satu sama lain, jadi buktikanlah bahwa hubungan tersebut sudah dijalin dengan didasari oleh perasaan yang saling mempercayai

Pada akhir pemberian materi, diadakan sesi tanya jawab melalu kolom chat live instagram. Lalu pemberian kuis mengenai materi yang disajikan melalui platform Quizizz. Kemudian tiga pemenang terbaik diumumkan melalui akun instagram FAD Buleleng. Adapun tiga pemenang tersebut yaitu pemilik akun instagram @wik4_yla @syahdhytta @weka_yana

Kegiatan sosialisasi CINTA (Cerita Inspiratif With FADBUL Special Valentine’s Day) ini diharapkan dapat menjadi pelopor bagi remaja masa kini, khususnya remaja di Buleleng agar menjalin hubungan yang baik dengan pasangannya. Sehingga tercipta hubungan yang sehat dan harmonis. Selain itu, diharapkan remaja di Buleleng lebih memahami dan dapat mengimplementasikan materi  Pacaran Sehat yang telah diberikan.

GELORA ANAK BULELENG - 2022

  



GELORA ANAK BULELENG

Gelora Anak Buleleng Tahun 2022 merupakan salah satu agenda dari FAD Buleleng yang selalu dinantikan oleh anak-anak khususnya di Kabupaten Buleleng. Gelora Anak Buleleng tahun ini mengusung tema "FAMTY" yang merupakan singkatan dari From Dreams to Reality. Dimana tema ini terinspirasi dari kata  “FAM”  yang berarti family, yang di mana nanti diharapkan melalui kegiatan ini generasi FAD Buleleng selanjutnya dapat mempererat hubungan kekeluargaan dan memperkuat tali persaudaraan antar sesama sehingga bisa membangun fondasi yang lebih kuat dan lebih kokoh dari sebelumnya. Dengan fondasi yang lebih kuat dan terciptanya solidaritas di dalamnya, maka segala mimpi yang merupakan awal dari sebuah cita-cita yang belum terwujud akan mudah untuk diwujudkan menjadi sebuah kenyataan yang sangat indah. Mimpi tersebut dapat terwujud dimulai dari hal-hal terkecil, yang nantinya akan diperjuangkan bersama-sama di Forum Anak Daerah Kabupaten Buleleng ini. Kenyataan yang indah tersebut nantinya akan menjadi saksi nyata perjuangan anak-anak di Kabupaten Buleleng.

Kegiatan ini kembali hadir melalui beberapa tahapan yang wajib ditempuh oleh peserta. Tahap pertama yakni merupakan seleksi administrasi berkas peserta dan tes tulis tahap 1 yang dilaksanakan pada tanggal 8 - 15 Desember 2021 melalui metode daring. Kemudian, tahap 2 merupakan tes tulis 2 yang harus dikerjakan oleh peserta dengan metode daring yang berlangsung pada tanggal 21 - 25 Desember 2021. Di mana selanjutnya akan di seleksi 20 peserta terbaik untuk lanjut pada tahap tes wawancara dan menuju Grand final. Tahapan selanjutnya adalah tahapan tes wawancara yang terdiri dari tiga tes, yaitu tes pemahaman dan pengetahuan mengenai permasalahan anak yang sedang urgent di Kabupaten Buleleng, tes kepribadian, serta tes pengetahuan mengenai organisasi FAD Buleleng. Kegiatan ini dilaksanakan di Sekretariat FAD Buleleng, pada tanggal 6 Januari 2022 dengan metode luring. Lalu, tahap akhir yaitu Grand final. Pada tahap ini 10 peserta terbaik dari seleksi tes wawancara kembali lagi dinilai untuk menuju babak penjurian. Dari hasil tersebut, peringkat 5 besar otomatis terpilih sebagai Duta Anak Kabupaten Buleleng 2022, sementara peserta dengan perolehan jumlah suka pada akun instagram resmi FAD Buleleng ( @fadbuleleng ) dinobatkan sebagai Duta Anak Kabupaten Buleleng terfavorit 2022. 

Puncak acara ini dilangsungkan di Gedung Sekolah SMA Negeri 4 Singaraja pada tanggal 9 Januari 2022, yang dimana dihadiri oleh beberapa pihak, diantaranya Perwakilan Bupati Buleleng, Camat Buleleng, Pembina, dan beberapa petugas kedinasan lainnya, serta tentunya seluruh anggota aktif FAD Buleleng. Adapun peserta yang dinobatkan menjadi Duta Anak Kabupaten Buleleng setelah hasil diumumkan, yakni Ni Wayan Sriyanti sebagai Duta Komisi Pendidikan, Kadek Listia Prasetya Dewi sebagai Duta Kesehatan, I Made Bagus Dharmantara sebagai Duta Partisipasi, Komang Nindia Maharani sebagai Duta Perlindungan Khusus, Made Dea Sasmitha Pradnyandari sebagai Komisi Jaringan, dan Made Dea Vio Liantini sebagai Duta Terfavorit 2022. Selain itu, dalam agenda juga dilaksanakan Pengukuhan Pengurus FAD Buleleng 2022/2024. Pada pelaksanaan pengukuhan tersebut ditandai dengan Penyerahan Bendera FAD Buleleng dan Penyerahan Buku Administrasi oleh Pengurus periode sebelumnya kepada Pengurus baru secara simbolis. Pada periode 2022/2024 ini, FAD Buleleng dipimpin oleh Ni Luh Meisya Sari Suputri sebagai Ketua.