KESEPAKATAN AKSI ALPHA

Ayo Ikut Berpartisipasi Dalam ALPHA!

SOSIALISASI HERO

HIV AIDS, End Right Now!

TEMU RIANG ANGGOTA FAD BULELENG

Temu Riang Anggota FAD Buleleng Kedua yang dihadiri oleh badan pengawas, anggota aktif FAD Buleleng, dan anak-anak kurang mampu di wilayah Panji.

PEMILIHAN DUTA ANAK DAN SIDANG ANAK KAB. BULELENG 2018

Lima Duta Anak Kab. Buleleng 2018.

LITERASI ALPHA

Awareness Let People Help Autism

Tampilkan postingan dengan label Warta Kita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Warta Kita. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 12 Agustus 2017

BKA III “Anak Sebagai Generasi Emas Pemersatu Bangsa”


Halo teman-teman...
Lama tidak berjumpa nih...
FAD Buleleng kembali menyelenggarakan Bahana Kreasi Anak  III (BKA III) beberapa hari yang lalu sebagai perayaan Hari Anak Nasional. Kegiatan BKA III dilaksanakan tidak bertepatan dengan Hari Anak Nasional pada tanggal 23 Juli dikarenakan kegiatan akan dilangsungkan bersamaan dengan Buleleng Festival. Melalui BKA III, FAD Buleleng mengenalkan kembali organisasi dari anak, oleh anak, dan untuk anak yang mampu berpartisipasi dan berperan aktif dalam perayaan Hari Anak khususnya di Kabupaten Buleleng .
Adapun tema  pada BKA III ialah  “Anak Sebagai Generasi Emas Pemersatu Bangsa”. Melalui tema tersebut, anak yang merupakan generasi muda yang menjadi kunci keberhasilan bangsa, diharapkan mampu berprestasi dalam keberagaman dan menjaga keutuhan bangsanya. Bahana Kreasi Anak berlangsung selama tiga hari yaitu pada tanggal 3, 5, dan 6 Agustus 2017 dengan mengambil tempat di Rumah Jabatan Bupati Buleleng dan Gedung Laksmi Graha, Singaraja. 
Berikut adalah daftar lomba yang diselenggarakan:
1.      Lomba Mewarnai Tingat TK
2.      Lomba Menggambar Tingkat SD
3.      Lomba Bercerita Bahasa Indonesia Tingkat SD
4.      Lomba Menyanyi POP Bali tingkat SMP
5.      Lomba Tutor Sebaya tingkat SMA
6.      Lomba Story Telling Tingkat SMP

Lomba mewarnai diikuti oleh 70 peserta Taman Kanak-kanak se-Kabupaten Buleleng, lomba menggambar diikuti oleh 100 siswa Sekolah Dasar, lomba bercerita Bahasa Indonesia diikut oleh 9 peserta, lomba menyanyi POP Bali terdiri dari 18 peserta, terdaftar 4 peserta untuk lomba tutor sebaya, dan 16 peserta untuk lomba story telling. Semua peserta nampak antusias mengikuti lomba-lomba yang ada dengan penampilan dan usaha terbaik, meskipun persiapan mereka kurang lebih hanya 1 minggu. Para juri juga sangat bersemangat melihat penampilan peserta yang luar biasa. Tidak lupa, pihak panitia dan peserta lomba membuat KESEPAKATAN AKSI Forum Anak Daerah BULELENG yang berjanji untuk “Menjadi Generasi  Muda Peduli dan Berdedikasi”. Photo booth juga menjadi objek sasaran berfoto para peserta dan panitia.




Nah tentunya semua bertanya-tanya tentang siapa saja pemenang lomba-lomba di atas, bukan?
Berikut ini pemenangnya...
1.      Lomba Mewarnai Tingkat TK
● Juara 1, Putu Sri Tania  Ardiani
   (TK Negeri Pembina Kecamatan Sukasada)
● Juara 2, Ni Luh Karin Chandra Laksati
   (TK Kemala Bayangkari 2)
● Juara 3, Ni Luh Kesysia Wiandari Wirama
   (TK Sandy Putra Singaraja)
●Juara Harapan 1, Kadek Herwin Dapa Yudha
   (TK Kumarastana)
2.      Lomba Menggambar Tingkat SD
● Juara 1, Pasek Made Rian Suarndinata
   (SD Lab Undiksha)
● Juara 2, Randy Huang
   (SD Triamerta)
● Juara 3, Nanda Sekar Diaz
   (SD Negeri 1 Astina)
● Juara Harapan 1, Made Meisya Annica Dwi Putri
   (SD Negeri 8 Banyuning)
3.      Lomba Bercerita Bahasa Indonesia Tingkat SD
● Juara 1, Wayan Srivadi Kumuda Devi
   (SD Negeri 1 Banyuning)
● Juara 2, Pasek Putu Puja Suarndewi
   (SD Lab Undiksha)
● Juara 3, Komang Dwismayuni
   (SD Negeri 1 Banyuasri)
● Juara Harapan 1, I Gusti Ngurah Agung D
   (SD Negeri 4 Kampung Baru)
4.      Lomba Menyanyi POP Bali Tingkat SMP
● Juara 1, Putu Krisna Yuda Pratama
   (SMP Lab Undiksha)
● Juara 2, Alifa
   (SMP Negeri 2 Singaraja)
● Juara 3, Putu Niken Praweda Y
   (SMP Negeri 4 Singaraja)
● Juara Harapan 1, Komang Debby Mas Ari S.D
    (SMP Negeri 1 Gerokgak)
5.      Lomba Tutor Sebaya Tingkat SMA
● Juara 1, Sella Marsellena Mercury
    (SMA Negeri 4 Singaraja)
● Juara 2, Putu Krisna Ariani
    (SMA Negeri 1 Singaraja)
● Juara 3, Putu Mahendri Setia Devi
    (SMA Negeri Bali Mandara)
● Juara Harapan 1, Gede Wahyu Ariawan
   (SMA Negeri 3 Singaraja)
6.      Lomba Story Telling Tingkat SMP
● Juara 1, Putu Adisti Cecilia Sujana
   (SMP Negeri 1 Singaraja)
● Juara 2, Putu Divya Shanti Bhavani
   (SMP Negeri 1 Singaraja)

● Juara 3, Kadek Pramanda Semadi Putra
   (SMP Negeri 1 Seririt)
● Juara Harapan , Putu Ketri Handayani
   (SMP Negeri 2 Sawan)

Para pemenang telah menerima piala, piagam, dan hadiah pada penutupan Buleleng Festival 2017, tanggal 6 Agustus 2017 bertempat di Panggung Tugu Singa Ambara Raja.
Selamat kepada pemenang! Dan untuk peserta lain yang belum beruntung, tetap semangat! Kalian semua hebat!


Kegiatan BKA III berjalan dengan sukses berkat kerja keras panitia dibantu oleh Badan PPKB-PPPA Kabupaten Buleleng dan Dinas Pendidikan Kabupaten Buleleng. Secara khusus, Ketua Panitia BKA III, Deviana Angi, mengucapkan terimakasih atas seluruh waktu yang telah diluangkan dalam menyukseskan BKA III. “Saya sangat berterimakasih kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Buleleng yang sudah mau membantu kami mempersiapkan lomba-lomba yang diselenggarakan termasuk pengiriman undangan lomba dan penentuan juri lomba. Selain itu, secara khusus saya mengucapkan terimakasih pada Badan PPKB-PPPA Kabupaten Buleleng yang telah memfasilitasi panitia selama persiapan kegiatan hingga selesai. Terimakasih kepada Buleleng Festival yang mengikutsertakan kegiatan kami dalam serangkaian acara Buleleng Festival. Dan tentunya, terimakasih untuk seluruh panitia yang sudah mau meluangkan waktunya  mempersiapkan seluruh acara dalam kegiatan ini. Sukses selalu FAD Buleleng!”, kata Deviana Angi saat ditemui di sela-sela perlombaan.

Para peserta sangat berharap Bahana Kreasi Anak tetap berlangsung di tahun-tahun berikutnya. Seluruh panitia BKA III memohon maaf atas segala kekurangan dalam acara yang telah berlangsung selama 3 hari. Semoga kedepannya BKA bisa berjalan lebih baik.
SALAM ANAK BULELENG! 😊

#ifadbuleleng
#BKAIII
#bulelengfestival2017

10 Agustus 2017,
Reporter FAD Buleleng Melaporkan dari Singaraja









Minggu, 23 April 2017

FAD Buleleng Layani Masyarakat Melalui Official Account LINE

Salam Anak Buleleng!
FAD Buleleng merupakan suatu organisasi dari, oleh, dan untuk anak, khususnya anak-anak di kabupaten Buleleng. Sesuai dengan visi kami yaitu TEPAT (Terbuka, Peduli, Aktif, dan Tanggap), maka kami menghadirkan Official Account LINE FAD Buleleng dengan tujuan untuk bersifat terbuka kepada masyarakat baik anggota FAD maupun tidak. Peduli dengan teman-teman yang mengalami masalah sehingga bisa dikonsultasikan dan kami akan berusaha membantu teman-teman yang membutuhkan bantuan. Lalu aktif, dengan adanya OA LINE ini, maka kami berusaha untuk selalu mengaktifkan organisasi kami walaupun sedang tidak ada kegiatan. Dan yang terakhir adalah tanggap, dimana kami berusaha untuk mengetahui hal-hal terkini mengenai permasalah anak yang terjadi di kabupaten Buleleng.
Sebagai implementasi dari TESA (Telepon Sahabat Anak) maka Official Account LINE kami memberikan layanan di bidang :
1. Konseling
Nantinya teman-teman bisa menceritakan masalah-masalah yang dihadapi kepada kami, masalah tersebut adalah masalah didalam kehidupan sehari-hari. Jangan sungkan ya! Tentunya kami akan menjaga permasalahan tersebut karena bersifat rahasia. Jika permasalahan teman-teman cukup rumit dan kami tidak bisa memberikan penyelesaian permasalahan, maka kami akan membantu teman-teman untuk melakukan konseling dengan Psikolog di dinas PPKB-PPPA.
2. Pengaduan Masalah
Pengaduan masalah yang dimaksudkan disini adalah permasalahan mengenai kekerasan seksual, kekerasan fisik, eksploitasi anak, pernikahan dini, dan lain-lain. Permasalahan ini nantinya akan kami salurkan ke dinas PPKB-PPPA. Teman-teman yang mengalami permasalahan seperti ini, jangan takut ya! Karena Kita Anak, Kita Penting! Tidak ada salahnya melaporkan permasalahan yang kalian hadapi! Perlu diketahui juga, bahwa permasalahan yang dihubungkan ke dinas PPKB-PPPA tidak berarti akan menyangkut kasus hukum. Itu semua tergantung akan kalian!
3. Kritik dan Saran
Teman-teman sekalian sekarang bisa lho memberikan kritik dan saran untuk kami! Kritik dan saran tersebut bisa tertuju kepada anggota kami, kegiatan kami, dan lain-lain! Kami tunggu kritik dan saran kalian yang membangun untuk perkembangan FAD Buleleng kedepannya.
Official Account kami akan membantu kalian setiap harinya pada pukul 17.00-20.00 WITA pada Senin-Sabtu dan 10.00-17.00 WITA pada hari Minggu. Kalaupun nantinya ada permasalahan penting yang perlu disampaikan diluar waktu yang telah ditetapkan, maka teman-teman akan kami hubungkan langsung kepada para admin maupun konselor. Selain itu, dengan OA ini kami juga akan memberikan informasi-informasi mengenai anak-anak khususnya di Kabupaten Buleleng melalui artikel-artikel yang kami buat sehingga mampu menambah wawasan teman-teman!
Dengan kehadiran Official Account LINE ini, kami berharap bisa memberikan layanan secara langsung kepada masyarakat, khususnya anak-anak kabupaten Buleleng. Teruntuk anak-anak yang memiliki banyak permasalahan, tidak tahu harus bercerita dengan siapa, maka kami siap membantu kalian! Curahan hati kalian bersifat rahasia sehingga kami tidak akan membagikan permasalahan tersebut ke orang luas.
©Koordinator Bidang Jaringan
OA LINE         : @djp9568g
Instagram         : @FadBuleleng
Facebook         : Forum Anak Daerah Kabupaten Buleleng
Twitter             : @Fad_Buleleng
Youtube           : FAD Buleleng

Sabtu, 22 April 2017

Yuk Kenali FAD Buleleng Lebih Dalam!

Sebelum mengenal lebih dalam tentang Forum Anak Daerah Kabupaten Buleleng, sebaiknya kita mengenal Apa sih itu Forum Anak? Secara rinci forum anak memiliki pengertian sebagai “Organisasi atau lembaga sosial yang digunakan sebagai wadah partisipasi bagi anak yang belum berusia 18 tahun dimana anggotanya merupakan perwakilan dan kelompok anak atau kelompok kegiatan anak yang dikelola oleh anak-anak dan dibina oleh pemerintah sebagai media untuk mendengar dan memenuhi aspirasi, suara, pendapat, keinginan, dan kebutuhan anak dalam proses pembangunan.” Secara sederhana forum anak dapat diartikan sebagai “Wadah partisipasi anak dalam pembangunan”
Kelompok anak yang dimaksud disini adalah kelompok anak yang terbentuk karena suatu kondisi tertentu, misalnya kelompok anak jalanan, anak punk, kelompok anak berkebutuhan khusus, anak yang berhadapan dengan hukum, anak dengan kemampuan berbeda dan sejenisnya. Kelompok anak tersebut terstruktur dan biasanya terbentuk secara spontanitas atau alamiah atas dasar kesamaan situasi yang dihadapi anak.
Keberadaan forum anak dibina dan diakui pemerintah sehingga pembentukannya disahkan melalui surat keputusan kepala daerah dan kepengurusannya dikukuhkan oleh kepala daerah sesuai dengan jenjang forum anak tersebut. Forum anak kabupaten disahkan dan dikukuhkan oleh bupati dan seterusnya secara berjenjang. FAD Kabupaten Buleleng ini juga merupakan organisasi di bawah naungan Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak(PPKB-PPPA) Kabupaten Buleleng dengan sekretariat di Jalan Wijaya Kusuma No. 3 Singaraja. Jika kalian ingin konseling atau melapor tentang masalah anak di kabupaten Buleleng bisa mengunjugi sekretariat kami. Kami juga menyediakan psikolog setiap hari senin, rabu, dan kamis pada pukul 10.00-12.00 WITA.
Forum Anak memiliki jenjang sesuai dengan tingkat daerahnya yaitu nasional, provinsi, kabupaten, kecamatan, dan seterusnya. Sesuai dengan namanya, forum ini dibentuk di Buleleng dengan tujuan sebagai wadah partisipasi anak-anak. FAD Kabupaten Buleleng atau biasa di sebut FADBul ini adalah organisasi yang menghimpun anak-anak di Kabupaten Buleleng yang berkomitmen untuk mengupayakan hak-hak anak. FAD Buleleng merupakan anggota dari keluarga besar Forum Anak Daerah Provinsi Bali.


FAD Kabupaten Buleleng juga memiliki atribut organisasi salah satunya adalah logo yang terdiri dari :


Terdiri dari:
a.         Bentuk dasar lingkaran : persatuan, solidaritas, dan persaudaraan antar anak-anak
b.        Warna Kuning: kebanggaan anak-anak yang mampu berdedikasi, memenuhi kewajiban, serta mengerti dan memperjuangkan hak haknya
c.         Warna merah bergradasi hitam: Keberanian yang dipadukan dengan keseriusan anak-anak untuk memenuhi kewajiban dan memperjuangkan hak haknya
d.        Warna Putih: kesucian dan kemurnian hati anak-anak yang terbebas dari segala bentuk intervensi politik dan diskriminasi
e.         Siluet anak dengan garis biru langit : melambangkan anak-anak bergender laki laki
f.         Siluet anak dengan garis merah muda : anak-anak bergender perempuan
g.        Letak anak laki2 dan perempuan yang setara : kerjasama dan kesetaraan gender
h.        Punden berundak 5 : 5 hak dasar anak di bidang pendidikan, kesehatan, perlindungan khusus, partisipasi, dan jaringan. Dibuat seimbang kiri dan kanan melambangkan keadilan pemenuhan hak untuk laki2 dan perempuan.
i.          Singa Ambara Raja : FAD Kabupaten Buleleng berada di bawah naungan dan perlindungan Pemerintah Kabupaten Buleleng sekaligus kebanggaan terhadap daerah Buleleng
j.          Tulisan FAD Buleleng : pemilik lambang. Dibuat dengan tulisan jalan berarti organisasi tidak bersifat kaku, melainkan terbuka dan fleksibel, menerima masukan, dan turut mengikuti perkembangan yang ada.
k.        Bintang (paling atas) bersudut 5 : Pancasila sebagai landasan idiil organisasi
l.          Bintang (dari kecil ke besar) : untuk mencapai cita-cita yang tinggi dan besar, harus dimulai dengan langkah kecil dan dari bawah serta konsisten dan berpegang teguh pada Pancasila.

Slogan
Slogan Forum Anak Daerah Kabupaten Buleleng adalah “Satyarakata Kumaracitta” yang menggunakan bahasa Sanskerta dengan arti Pelindung (arakata) Setia (satya) Suara Hati (citta) Anak (Kumara).

Visi
Menjadi organisasi yang TEPAT (Terbuka, Peduli, Aktif, Tanggap) bagi anak-anak dalam mendukung terwujudnya Kabupaten Buleleng layak anak.

Misi
a.         Mencapai organisasi yang Terbuka
1.         Membuka kesempatan bagi anak-anak dari 9 kecamatan di Kabupaten Buleleng yang siap dan mampu untuk menjadi anggota FAD Buleleng sesuai dengan AD/ART.
2.         Mengajak seluruh anak di Kabupaten Buleleng untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan FAD Buleleng.
3.         Membentuk keluarga besar anak-anak yang peduli dan bersedia aktif merealisasikan kepeduliannya.
b.         Mencapai organisasi yang Peduli
1.         Menjadi pelopor kepedulian anak terhadap esame anak, baik di bidang pendidikan, kesehatan, perlindungan, partisipasi, dan jaringan.
2.         Memberikan bantuan sosial kepada anak-anak yang membutuhkan.
c.         Mencapai organisasi yang Aktif
1.         Aktif menyosialisasikan hak-hak dan kewajiban anak sesuai dengan peraturan perundang-undangan, khususnya Perda Kab. Buleleng No. 4 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak.
2.         Aktif dalam mendukung terwujudkan hak-hak anak di Kabupaten Buleleng sesuai dengan Pancasila, UUD 1945, dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
3.         Berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).
d.        Mencapai organisasi yang Tanggap
1.         Mampu menindaklanjuti masalah-masalah anak yang terjadi di Kabupaten Buleleng sesuai dengan kapasitas sebagai Forum Anak.


Jadi, segitu dulu ya tentang FAD Buleleng! kalau teman-teman memiliki pertanyaan mengenai kami, silahkan tambahkan Official Account LINE FAD Buleleng @djp9568g!

Cara Bergabung dengan Forum Anak Daerah Kabupaten Buleleng

      Keanggotaan FAD Kabupaten Buleleng sudah diatur dalam ART FAD Buleleng dalam pasal 22. Anggota FAD Bleleng adalah peserta Sidang Anak Buleleng dan/atau orang lain yang layak dan bersedia serta memenuhi persyaratan untuk menjadi anggota FAD dengan persetujuan seluruh Pengurus dan Dewan Pembina. 

Syarat khusus untuk menjadi anggota FAD Kabupaten Buleleng adalah sebagai berikut : 
a. Anak secara hukum, atau seseorang yang berumur kurang dari 18 (delapan belas) tahun 
b. Berdomisili dan/atau bersekolah di wilayah Kabupaten Buleleng 
c. Diamati berkelakuan baik, serta tidak melanggar norma-norma masyarakat dan hukum 
d. Bersedia aktif dalam organisasi Forum Anak Daerah Kabupaten Buleleng 
e. Tidak terlibat dalam organisasi politik dan/atau organisasi terlarang 
f. Mengisi formulir registrasi

     Berbeda dengan tahun sebelumnya dimana diadakannya PRIKSUS (Perekrutan Istimewa dan Khusus), perekrutan anggota mulai tahun ini hanya dilakukan dengan mengikuti PDA (Pemilihan Duta Anak) Kabupaten Buleleng yang diadakan sekali setiap tahunnya. Jadi, untuk teman-teman yang ingin menjadi keluarga besar FAD Buleleng, persiapkan diri kalian untuk mengikuti PDA Kabupaten Buleleng yaaa!

Sabtu, 25 Februari 2017

Artikel FAD Buleleng

Mengenal Fad Buleleng

Forum Anak Daerah (FAD) Kabupaten Buleleng adalah organisasi dari, oleh, dan untuk anak sebagai wadah partisipasi anak di Kabupaten Buleleng. FAD Kabupaten Buleleng dibentuk pada tahun 2012 dan merupakan bagian dari keluarga besar Forum Anak Daerah (FAD) Bali. FAD Kabupaten Buleleng juga merupakan bagian integral dari Forum Anak Nasional.
Melalui wadah partisipasi ini, anak-anak dapat menyuarakan pendapatnya terutama dalam mendorong terwujudnya hak-hak anak dan sebagai penggerak dalam mewujudkan Kabupaten Buleleng Layak Anak. Seiring perkembangannya, FAD Kabupaten Buleleng telah tumbuh menjadi organisasi yang semakin kompleks dan matang karena didukung oleh tekad yang kuat dari anak-anak serta dukungan materiil dan moril dari Pemerintah Kabupaten, khususnya Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan, dan pihak-pihak lain yang peduli terhadap tumbuh kembang anak-anak di Kabupaten Buleleng.
Dalam Pemilihan Duta Anak Kabupaten Buleleng, nantinya akan diseleksi 40 orang peserta untuk mendapatkan 5 Duta Anak Kabupaten Buleleng dan 1 Juara Favorite. 5 Duta tersebut nantinya akan terbagi ke dalam 5 komisi. Komisi tersebut antara lain :

1.      Perlindungan Khusus
Komisi yang membahas permasalahan anak khususnya ABK (Anak Berkebutuhan Khusus) dan ABH (Anak Berhadapan dengan Hukum)
Misalnya : Deskiriminasi terhadap anak berkebutuhan khusus dan anak berhadapan dengan hukum. Anak yang telah usai masa hukumannya tidak diperbolehkan untuk sekolah maka dapat dibantu ditangan oleh Perlindungan Khusus

2.      Partisipasi
Komisi ini membahas tentang permasalahan anak dibidang partisipasi anak.
Misalnya : Suara/partisipasi anak tidak diperhitungkan dalam pengambilan keputusan baik dalam keluarga atau di masyarakat. Kesalahikutsertaan anak dalam suatu hal, atau suatu organisasi, komunitas, perkumpulan (salah partisipasi) akan dibantu ditangani oleh komisi bidang Partisipasi.

3.      Kesehatan
Komisi ini tentu saja membahas tentang masalah anak dibidang kesehatan.
Misalnya : Banyak anak kekurangan gizi, tingkat kesehatan anak-anak disuatu wilayah sangat rendah, masih kurangnya fasilitas terhadap kesehatan anak. Nantinya permasalah-permasalahan tersebut akan dibantu oleh Komisi Kesehatan untuk diaspirasikan kepada permerintah setempat. 

4.      Jaringan
Komisi yang membahas tentang pemerataan permasalahan dalam pemerataan khususnya dibidang IT, dan merangkup keempat komisi lainnya.
Misalnya : Masih banyak anak belum mengenal internet, penyalahgunaan internet oleh anak-anak sehingga banyak timbunya hal-hal yang tidak diingankan, kurangnya akses menuju sekolah (Pendidikan), kurangnya akses pelayanan kesehatan (Kesehatan), dan tidak adanya wadah untuk melakukan partisipasi (Partisipasi).

5.      Pendidikaan
Komisi Pendidikan adalah komisi yang membahas tentang permasalahan anak dibidang Pendidikan.
Misalnya : Anak yang tidak mengenyam pendidikan, buta huruf, tidak bisa membaca, menulis, berhitung. Masih banyak anak yang putus sekolah dan belum memenuhi program pemerintah sekolah dua belas tahun. Biasanya permasalahan mengenai pendidikan akan langsung dibantu oleh Duta Pendidikan.

Kelima Duta itu nantinya akan menjalankan tugasn sesuai dengan komisi yang diemban. Mereka akan mengemban tugas selama satu tahun kedepan.

Forum Anak Daerah Kabupaten Buleleng sering mangadakan kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan anak-anak. Kegiatan-kegiatan tersebut antara lain seperti Bahana Kreasi Anak (BKA) yang rutin diadakan setiap tahunnya dalam memperingati Hari Anak Nasional, Pemilihan Duta Anak (PDA) yang rutin diadakan untuk memilih 5 duta anak setiap tahunnya, Sekolah Peduli Anak yang diadakan setiap 6 bulan sekali. Kegiatan-kegiatan tersebut memiliki tujuan untuk memperkenalkan eksistensi FAD kepada masyarakat agar dapat bersama-sama membantu menyuarakan hak-hak anak di Kabupaten Buleleng.

*P.S: Untuk seluruh peserta PDA, jika memiliki pertanyaan seputar FAD Buleleng dapat langsung menghubungi salshabila_putri dan dwiwidyadnyana via LINE. 

Rabu, 14 September 2016

SATYARAKATA KUMARACITTA : Sekilas Tentang Slogan Kami

“Satyarakata Kumaracitta” adalah slogan FAD Buleleng yang dicetuskan pada pertengahan tahun 2016. Satyarakata Kumaracitta berasal empat kata berbahasa Sansekerta, yaitu Satya yang berarti “setia”, Arakata yang berarti pelindung, Kumara yang berarti “anak-anak”, dan citta yang berarti “suara hati”. Maka, Satyarakata Kumaracitta berarti Pelindung Setia Suara Hati Anak-Anak. Kami percaya bahwa setiap anak, termasuk kami, memiliki cita-cita, pemikiran, ide-ide, dan sebagainya yang tertuang pada suara hati kami. Semuanya harus dilindungi sebelum diwujudkan menjadi hal-hal konkret yang inovatif dan kreatif untuk masa depan yang lebih cerah.

Selain Satyarakata Kumaracitta, alternatif yang lain adalah “Amrtarakata Kumaracitta” yang berarti Pelindung Abadi (Amrta) Suara Hati Anak. Namun, dalam sebuah kesepakatan, yang kami pilih adalah yang pertama. Sebab, mungkin kami tidak bisa menjadi abadi, namun selama kami ada, kami akan setia terhadap visi dan cita-cita kami.

Senin, 01 Agustus 2016

Tingkatkan Hak Partisipasi Anak, FAD Buleleng Rilis Blog FAD Buleleng dan Program PRIKSUS

31 Juli 2016. Bertepatan dengan Perayaan Hari Anak Nasional tahun 2016 yang diselenggarakan oleh Forum Anak Daerah (FAD) Kabupaten Buleleng bersama Badan KB-PP Kabupaten Buleleng, dirilis pula Blog FAD Buleleng dan dimulainya Program PRIKSUS (Perekrutan Istimewa dan Khusus). Perilisan tersebut langsung disampaikan oleh Ketua FAD Buleleng, Amarta Sadwika, saat menyampaikan sambutannya terkait peringatan HAN 2016.

Tampilan Blog FAD Buleleng

 “FAD Buleleng adalah organisasi dari, oleh, dan untuk anak-anak se-Kabupaten Buleleng. Namun sangat disayangkan, anggota FAD Buleleng sampai saat ini didominasi oleh anak-anak dari beberapa sekolah di Kota Singaraja saja,” kata Amarta saat menyampaikan sambutannya. Amarta menambahkan bahwa hal tersebutlah yang melatarbelakangi dimulainya Program PRIKSUS (Perekrutan Istimewa dan Khusus), yaitu guna menambah kesempatan bagi anak-anak di seluruh Kabupaten Buleleng untuk bergabung bersama FAD Buleleng dalam upaya pemenuhan hak partisipasi. Disebut istimewa karena perekrutan dilaksanakan tidak berbarengan dengan Pemilihan Duta Anak sebagaimana biasanya dilaksanakan setiap tahun. Disebut khusus pula, karena anak-anak yang diberikan kesempatan pun lebih menyeluruh termasuk anak-anak yang berkebutuhan khusus. Anggota hasil PRIKSUS pun nantinya mendapat hak istimewa dan hak khusus sesuai dengan keadaannya.

tampilan Laman PRIKSUS di blog FAD Buleleng

Guna memaksimalkan program ini, pada saat yang bersamaan dirilis pula blog FAD Buleleng yang beralamat di http://ifadbuleleng.blogspot.co.id. Dengan dirilisnya blog ini diharapkan FAD Buleleng menjadi lebih komunikatif dengan masyarakat.


“Kami berharap agar antusiasme anak-anak untuk bergabung dengan kami semakin besar,” kata Amarta sebelum melanjutkan dengan pembacaan hasil lomba-lomba BKA II, meliputi lomba debat, lomba menyanyi pop bali, lomba mesatua bali, dan lomba fashion show.

Rayakan Hari Anak Nasional 2016, FAD Buleleng selenggarakan Bahana Kreasi Anak II

Minggu, 31 Juli 2016 bertempat di Ruang TRRC SMA Negeri 1 Singaraja, Forum Anak Daerah (FAD) Kabupaten Buleleng menyelenggarakan Bahana Kreasi Anak (BKA) Buleleng II sekaligus merayakan Hari Anak Nasional 2016 yang jatuh pada 23 Juli lalu. BKA yang sejatinya telah dilaksanakan rutin sejak tahun 2015 itu merupakan ajang lomba-lomba untuk meningkatkan pemenuhan hak partisipasi anak dan secara tidak langsung memperkenalkan FAD kepada masyarakat umum.
Suasana Lomba Menyanyi

Penyelenggaraan BKA tahun ini mengambil waktu 2 hari, yaitu pada tanggal 24 Juli 2016 untuk pelaksanaan Lomba Debat tingkat SMA dan pada tanggal 31 Juli 2016 untuk pelaksanaan Lomba Menyanyi Pop Bali tingkat SMP, Lomba Mesatua Bali tingkat SD, dan Lomba Fashion Show tingkat SD. Selain pelaksanaan lomba-lomba, pada Penutupan BKA ini juga dirangkaikan dengan perayaan Hari Anak Nasional tahun 2016. Pada acara tersebut, tampak hadir Kepala Badan KB-PP Kabupaten Buleleng, Ketua LPA Kabupaten Buleleng, Kabid PP Badan KB-PP Kabupaten Buleleng beserta Kasubbid PUG dan staff, Kepala SMA Negeri 1 Singaraja, serta Ketua FORKOM OSIS se-Kabupaten Buleleng.

Ketua FAD Buleleng, Putu Amarta Sadwika Sukma, pada saat menyampaikan sambutannya menyatakan ungkapan terimakasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh peserta lomba dan orang tua yang telah dengan antusias mengikuti ajang ini. “Kami juga ingin mengucapkan terimakasih kepada SMA Negeri 1 Singaraja yang telah memfasilitasi kami dan mendukung terselenggaranya kegiatan ini,” kata Amarta. Pada kesempatan itu dirilis pula Blog FAD Buleleng dan Program PRIKSUS oleh Ketua FAD Buleleng.

Sementara Kepala Badan KB-PP Kabupaten Buleleng, dr. Ni Made Sukarmini, mengajak seluruh hadirin, khususnya orang tua, untuk senantiasa melindungi anak-anaknya dan secara aktif mendukung tumbuh kembang mereka melalui pengembangan minatnya. Beliau juga menyampaikan bahwa Kabupaten Buleleng telah mendeklarasikan siap menuju Kabupaten Layak Anak (KLA) pada tahun 2014 lalu. “Besar harapan kami bagi P2TP2A dan FAD Buleleng untuk tetap aktif dalam upaya-upaya perlindungan anak dan pemenuhan hak-hak anak,” pesan Beliau pada saat menyampaikan sambutannya.

Sambutan Kepala BKB-PP Kab Buleleng tentang Hari Anak Nasional 2016

Selain itu, pada acara ini dibacakan pula Suara Anak Bali tahun 2016 rekomendasi Hasil Mimbar Anak Bali X/2016 yang diselenggarakan di Tabanan, 13-15 Mei 2016 lalu oleh Duta Anak Kabupaten Buleleng tahun 2016 yang merupakan delegasi Kabupaten Buleleng pada ajang bergengsi tersebut. Penyerahan hadiah yang diiringi senyum dan tangis para peserta yang masih anak-anak ini pun menghiasi jalannya acara. Para pemenang lomba mendapatkan hadiah berupa Piala, Sertifikat, dan uang pembinaan. Acara ditutup dengan penampilan terakhir dari juara I Lomba Menyanyi Pop Bali dengan lagu Bungan Sandat yang memukau seluruh hadirin.